Letjen Kiki Syahnakri Sepakat Bersama GMRI Melakukan Percepatan Gerakan Kesadaran Spiritual Bangsa Indonesia

Letjen Kiki Syahnakri Sepakat Bersama GMRI Melakukan Percepatan Gerakan Kesadaran Spiritual Bangsa Indonesia
Letnan Jendral Purnawirawan TNI AD Kiki Syahnakri di kawasan SCBD Jakarta pada hari Kamis, 29 Juli 2021

JAKARTA - Acara dialog dan  silaturachmi GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) dengan Ketua Umum PPAD (Persatuan Purnawirawan TNI  Angkatan Darat) Letnan Jendral Purnawirawan TNI AD Kiki Syahnakri di kawasan SCBD Jakarta pada hari Kamis, 29 Juli 2021. Acara silaturahmi dan dialog  berlangsung santai dan asyik mengurai ragam masalah yang sedang dihadapi  bangsa dan negara Indonesia.

Untuk keluar dari kemelut itu, Kiki Syahnakri sepakat untuk membangun kesadaran kebangkitan spiritual bangsa Indonesia yang bertumpu pada potensi bangsa Indonesia yang dominan religius dan besar.

Eko Sriyanto Galgendu selaku Ketua Umum GMRI hadir bersama Ketua Sindikat Aspirasi Emak-emak Wati Imhar Burhanudin memaparkan program GMRI untuk membangun gerakan kesadaran spiritual bangsa Indonesia sebagai alternatif jawab terbaik untuk berbagai sengkarut bangsa Indonesia dari berbagai masalah yang multi kompleks.

"Gerakan  kebangkitan kesadaran spiritual sangat strstegis berpijak pada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Karena menjelang usia ke 76 tahun Negera Indonesia sekarang, justru terasa semakin jauh dari cita-cita  kenerdekaan bangsa Indonesia yabg luhur, " kata Kiki Syahnakri.

Atas dasar itu juga PPAD pun sepakat untuk melakukan kajian ulang UUD 45 yang telah diamendemen, setidaknya mengenai  penjelasan dari mukadimah UUD 1945 itu dapat dikembalikan untuk mempertas tujuan pokok dari kemerdekan bangsa Indonesia, tandas   mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat ini.

Pancasila itu, kata Kiki Syahnakri merupakan perkawinan yang cantik antara universalisme dan lokalisme. Karena Pancasila dapat menjadi pedoman bagi bangsa-bangsa lain di dunia, meskupun Pancasila itu berasal dari nilai lokal yang hidup dari keragaman suku bangsa Indonesia. 

Letnan Jendral Kiki Syahnakri  mengaku sebagai tentara tetap berpegang pada sikap tidak berpolitik praktise, karena sebagai tentara harus tatap berpegang pada sikap politik negara. Meski begitu, katanya PPAD selalu bersikap kritis terhadap semua kebijakan pemerintah. Contohnya, PPAD pernah meminta pemerintah untuk menjelaskan tentang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dinilai tidak menguntungkan bagi Indonesia. Sementara proyek Kereta Cepat itu akan menjadi jebakan hutang bagi Indonesia.

Atas dasar itu juga, Kiki Syahnakri menyatakan sangat setuju untuk diadakan diskusi intensif mengenai percepatan dari gerakan kebangkitan kesadaran spiritual bangsa Indonesia untuk menjawab berbagai masalah yang sedang merundung bangsa Indonesia agar dapat segera keluar dari krisis multi dimensi sekarang ini. (Jacob Ereste)

Kiki Syahnakri
OPINI PUBLIK

OPINI PUBLIK

Previous Article

Jacob Ereste: Pertahanan dan Ketahanan Spiritual...

Next Article

Tony Rosyid: Makin Digoyang, Anies Semakin...

Related Posts

Peringkat

Profle

Aa Ruslan Sutisna

Agung Libas

Agung Libas

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 9

Registered: May 12, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 4

Registered: Apr 28, 2021

Opini Papua

Opini Papua

Postingan Bulan ini: 3

Postingan Tahun ini: 8

Registered: Jul 11, 2021

Narsono SoN

Narsono SoN

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 12

Registered: Apr 27, 2021

Profle

Opini Papua

PON XX  di Tengah Pengungsian
Kisah Menarik, Label Puyuh Jantan Melekat Untuk Bapak Yang Mengasuh Anak
Wartawan Profesi Mulia Bukan Pembawa Petaka
Surat Cinta Untuk Olvah Alhamid

Follow Us

Recommended Posts

Kopi Gunung Karamat Produk Unggulan Desa Gunung Karamat 
Warga Masyarakat Desa Gandasoli Antusias Divaksin Covid-19
Worksop ODF Kementrian Kesehatan, Wabup Sukabumi: di Sukabumi Sudah Ada Satgas ODF Gesit Sabumi
Opening Speaker Seminar Pendidikan, Bupati Sukabumi "Guru Tumpuan Harapan Bangsa"
Surat Cinta Untuk Olvah Alhamid